Dialog Imam Abu Hanifah dan Atheis

Cerita di bawah ini menunjukkan betapa lemahnya nuansa ateis

Imam Abu Hanifah diminta oleh khalifah untuk bertemu dengan mereka dan seorang ateis.Sehingga Imam Abu Hanifah bisa berdebat dengan ateis tersebut.Khalifah menetapkan waktu bagi mereka berdua untuk bertemu. Hari terus berganti  dan mereka terus menunggu Imam Abu Hanifah sampai akhirnya beliau datang. Semua orang menanyakan tentang sebab mengapa beliau terlambat dan apa yang terjadi. Imam Abu Hanifah mulai menjelaskan apa yang menyebabkan beliau terlambat,antara lain ketika di perjalanan,beliau melihat  sungai,sehingga beliau harus menyeberanginya …. dan dia sedang menunggu perahu untuk datang dan membawanya di sisi lain dari sungai.

Sementara ia menunggu, cabang-cabang dan daun dari pohon itu tumbang dan perlahan-lahan membentuk diri menjadi perahu. Dan ia melompat dalam perahu menyeberangi sungai.

Jelas ppl tertawa di cerita ini dan atheis bertanya “Apakah Anda cukup gila untuk percaya bahwa perahu dibuat dengan sendirinya?”

Imam Abu Hanifah menjawab “Siapa yang lebih gila? Orang yang percaya bahwa perahu diciptakan dengan sendirinya, atau Anda yang percaya bahwa seluruh dunia diciptakan dengan sendirinya?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s