Menjadi Mu’alaf

REPUBLIKA.CO.ID, YORDANIA — Tammy merupakan orang tua tunggal dari dua anak perempuan. Sejak 23 tahun lalu, wanita 46 tahun itu banting tulang memeras keringat guna memberi makan keluarga kecilnya.

“Aku tidak membayangkan bakal bercerai. Karena pernikahan kami baik-baik saja,” kata dia.

Tammy mengaku kewalahan mengurusi dua buah hatinya itu. Belum urusan lain seperti mengurus rumah dan dirinya sendiri. Kesibukannya itu, membuatnya lupa memperkenalkan anak-anaknya kepada Tuhan.

Ia merasa tersambar petir ketika ada orang tua siswa memperbincangkan pentingnya memperkenalkan agama kepada anak. Ia diam seketika, sembari mengatakan, ”Saya harus memastikan anak-anakku tahu Tuhan. Saya ingin mereka bahagia karena itu,” kenang dia.

Sejenak melupakan masalah itu, Tammy berkeinginan kembali menikah. Namun, ia gagal menemukan pasangan yang mencintai anak-anaknya. Diakuinya, semua yang dilakukannya tanpa berkomunikasi kepada Tuhan.

Ia tidak mengungkapkan permintaanya kepada sang Khalik untuk memberinya pasangan yang terbaik. Mencoba melupakan masalah itu, ia mulai membaca buku. Yang menarik, Islam dan Timur Tengah merupakan materi yang ia sukai.

Tiga tahun kemudian, purtinya menikah dengan pemuda asal Yordania. Sejak itu, Tammy setiap musim panas tiba, pasti mengunjungi Yordania. “Jujur saya jatuh cinta dengan keluarga suami putriku,” sebut dia.

Redaktur: Karta Raharja Ucu
Reporter: Agung Sasongko
Sumber: onislam.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s