Do’a Kambing Untuk Elang

kambing dan elangDi sebuah padang rumput yang sangat luas tampak seekor kambing betina dan anaknya yang sedang menyusu, sementara itu diangkasa diatas mereka ada seekor burung elang besar yang terbang berputar-putar mengelilingi mereka berdua. Dengan perut yang terasa sangat lapar, burung elang itu memandang keduanya dengan mata yang buas dan nafsu yang liar hendak memangsanya.

Sementara ia sangat bernafsu untuk menukik turun guna memburu mangsanya , tiba-tiba datanglah burung elang lain dan mulai terbang mendekati keduanya. Ia mulai berputar-putar mengelilingi kedua kambing itu dengan mengibas-ibaskan sayapnya yang besar dan kuat dengan gagahnya. Maka mulai timbullah didalam benak kedua burung elang itu nafsu keserakahan.
Pertarungan Dua Burung Elang

burng elang Doa Seekor Kambing Untuk Burung Elang

Maka bertemulah kedua burung elang yang sama-sama gagah dan kuat itu, lalu keduanya mulai bertarung dan berusaha untuk saling membunuh. Pertarungan itu begitu sengitnya, hingga jeritan-jeritan liar dan keras dari kedua burung elang itu terdengar sampai memenuhi seluruh bagian dari padang rumput yang sangat luas itu.

Kedua kambing itu lalu menengadah keatas menyaksikan sengit dan kerasnya pertarungan kedua burung elang ; raja angkasa yang sama-sama kuat itu dengan sangat herannya. Sejenak kemudian, kambing betina itu menoleh kepada anaknya, lalu berkata :

“Pikirkan dan renungkanlah wahai anakku, betapa anehnya kelakuan dua burung elang yang sangat hebat itu. Sungguh aneh dan mengherankan sekali keduanya saling bertarung untuk saling membunuh. Angkasa ini sangat luas, cukuplah bagi kedua burung elang itu untuk hidup dengan tenang dan tentram. Maka berdoalah wahai anakku, berdoalah kepada Tuhan didalam hatimu, agar Tuhan memberikan keselamatan dan kedamaian kepada kedua kawan kita yang sedang bertarung itu. Dan mohonlah kepada Tuhan agar engkau dijauhkan dari sifat serakah. Mohonlah kepadaNya agar engkau selalu bersyukur dengan pemberianNya yang tidak terhitung ini. Tundukkanlah nafsumu agar terhindar dari sifat tamak seperti kedua burung elang itu ”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s