Pengaruh Pendidikan Di Era Globalisasi(1)

K.H Busyro Musthofa Al-MuftiOleh : K.H Busyro Musthofa Al-Mufti

Pendahuluan

Darri berbagai peristiwa yang terjadi di tengah kehidupan bangsa Indonesia,mulai dari hilangnya kepedulian terhadap sesama,meningkatnya pembunuhan hanya karena kecilnya persoalan,maraknya kemaksiatan dan perzinaan,hilangnya rasa malu akan perampasan hak elemen negeri,semakin tumbuh suburnya riba,menurunnya ketaqwaan terhadap Allah Sang Pencipta,merosotnya moral bangsa dan sebagainya.Dari situ kita wajib mengamati,memahami,dan mengambil langkah yang tepat untuk menyelamatkan bangsa ini agar terhindar dari perilaku tercela yang telah menjadi virus membahayakan di sekeliling kita.

Apa penyebab terjadinya peristiwa tersebut?Apa yang mempengaruhi bangsa ini sehingga muncul peristiwa-peristiwa itu?Siapa yang harus bertanggung jawab?Dan mampukan Lembaga Pendidikan yang dimiliki bangsa ini meluruskannya?Pendidikan yang bagaimana yang tepat untuk kita terapkan?

Untuk Menjawabnya kita perlu mengetahui secara mendasar akan perkembangkan diri manusia dan perkembangan lingkungan tempat tinggal manusia.

Awal Manusia diciptakan

Allah S.W.T menciptakan manusia telanjang tanpa sehelai benang.Lunglai tanpa kemampuam bicara dan berkata.Belum mengenali semua yang ada di sekeliingnya .Hanya tangisan yang menjadi alat untuk menyatakan laparnya ,sakitnya,ngompolnya dan kurang nyamannya.Kalau kita mengibaratkannya ia bagaikan kertas kosong yang bersih dari pengetahuan dan kemampuan

Dengan pendengaran yang sempurna,penglihatan yang istimewa,manusia menangkap segaa informasi yang didengar dan dilihatnya.Kemudian dengan akal dan hatinya,manusia mengolah informasi tersebut menjadi pengetahuan yang akan mempengaruhi perilaku dan perbuatannya.

Bukankan kita lahir dari perut ibu kita juga benar begitu adanya ?

Allah S.W.T berfirman dalam surat An Nahl ayat 78 :

waallaahu akhrajakum min buthuuni ummahaatikum laa ta’lamuuna syay-an waja’ala lakumu alssam’a waal-abshaara waal-af-idata la’allakum tasykuruuna
[16:78] Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur
PERKEMBANGAN MANUSIA KARENA INFORMASI YANG DITERIMANYA
Manusia berkembang sesuai dengan informasi yang diterimannya.Ia berbicara sesuai dengan bahasa yang didengar telinganya.Ia berkeinginan sesuai dengan sesuai dengan sesuatu yang dlihatnyaJika lingkungan dan orang sekitarnya baik,maka informasi yang di tangkap telinga dan penglihatannya juga baik.Sehinnga manusia tersebut akan menjadi orang yang baik pula.Begitu pula sebaliknya.
Dengarlah perkara yang baik ,lihatlah sesutu yang baik,Pilihlah lingkungan dan taman yang baik,Insya Allah kita akan menjadi orang yang baik.
Satu hal yang harus diperhatikan dalam perkembangan manusia terbentuk dengan kebiasaan yang dilakukannya.Kenapa kita tidak hafal do’a sebelum dan sesudah makan?Kenapa kita tidak hafal do’a masuk dan keluar dari WC?Kenapa kita tidak mampu berbahasa dengan benar dan baik?Kenapa kita berat bangun malam?Kenapa kita berat berpuasa?Semuanya karena kita tidak membiasakannya sejak kecil.
Nabi Muhammad S.A.W bersabda yang artinya:
“Perintahkan anak-anak kalian sholat sejak ia berumur tujuh tahun,dan pukulah mereka setelah berumur sepuluh tahun fan meninggalkan sholat.Dan pisahkan mereka dari tempat tidur kalian”(Al-Hadits)
Pesan Beliau Nabi dalam hadits tersebut adalah oreng tua wajib memerintahkan anak-anaknya melakukan dan membiasakan sholat serta melakukan kebaikan-kebaikan sejak kecil.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ (وصححه الألباني في “الإرواء”، رقم 247)

“Perintahkan anak kalian untuk shalat saat mereka berusia tujuh tahun, pukullah mereka (jika tidak melaksanakan shalat) saat mereka berusia sepuluh tahun. Bedakan mereka di tempat tidurnya(jika sudah berumur sepuluh tahun) (Riyadhus sholikhin)

Pesan beliau Nabi dalam hadits tersebut adalah orang tua wajib memerintahkan anak-anaknya melakukandan membiasakan sholat serta melakukan kebaikan-kebaikan sejak kecil.

Kita akan mudah dan ringan melakukan kebaukan jika telah membiasakan kebaikan itu,apalagi kebiasaan itu sudah kita bisakan sejak kecil.Begutu juga sebaliknya.

Orang yang dimudahkan melakukan kebaikan,itu menanakan bahwa dia diciptakan sebagai orang yang baik dan beruntung,sebaliknya orang yang mudah melakukan keburukan,itu menandakan bahwa dia diciptakan sebagai orang buruk dan merugi.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Setiap orang itu dimudahkan melakukan perkara yang sesuai dengan ciptaanya.”

PENGARUH PENDIDIKAN PADA MANUSIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s