Hukum Menggosok Gigi Ketika Berpuasa

sikat gigiMenyikat gigi merupakan salah satu sunnah Rosulullah yang sangat dianjurkan dalam setiap keadaan.Sebagaimana sabda Rosulullah yang diceritakan oleh Abu Hurairah r.a,bahwannya Rosulullah bersabda :

لَوْلا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي أَوْ عَلَى النَّاسِ لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلاةٍ

“Andaikan tidak memberatkan umatku, niscaya perintahkan mereka untuk gosok gigi setiap hendak shalat.” (HR. Bukhari, no. 887)

Hadits lain yang diceritakan oleh Aisyah r.a, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ ، مَرْضَاةٌ لِلرَّبّ

“Bersiwak bisa membersihkan mulut dan mendatangkan ridha eAllah.” (HR. Nasa’i dan dishahihkan al-Albani)”

Pun dengan kehidupan kita sehari-hari,menggosok gigi merupakan rutinitas yang tidak bisa kita hindarkan.Karena dalam aktifitas yang  kita jalani,tentunya kita selalu berinteraksi dengan orang lain.Bisa kita bayangkan,seandainya bau mulut kita tidak enak,mungkin orang lain akan menganggap kita jorok atau tidak menjaga kebersihan,akibatnya orang tentu akan merasa malas untuk berinteraksi dengan kita.

Seringkali timbul pertanyaan dalam masyarakat,bagaimana hukum menggosok gigi ketika berpuasa ?apalagi pada era ini hampir semua pasta gigi memiliki rasa,sehingga banyak timbul pertanyaan,apakah hal ini tidak membatalkan puasa kita ?

Dalam kitab-kitab fiqih diterangkan bahwa bersiwak atau menggosok gigi disunahkan dalam setiap keadaan terkecuali bagi orang yang sedang berpuasa.Bagi orang yang berpuasa dimakruhkan bersiwak setelah tergelincirnya matahari(waktu sholat dzuhur) hingga tenggelamnya matahari(waktu maghrib)

Berdasarkan hal ini maka sebagian ‘ulama berpendapat bahwa menyikat gigi saat berpuasa hukumnya mubah,dengan catatan sebagai berikut :

  • Hendaknya waktu menyikat gigi adalah mulai terbenamya matahari hingga tergelincirnya matahari.Jika seseorang menyikat gigi setelah tergelincirny matahari(ba’da dzuhur) maka hukumnya makruh
  • Ketika mnggosok gigi kita harus berhati-hati.Jangan sampai ludah kita tercampur dengan pasta gigi,lalu masuk ke tenggorokkan kita.Karena yang demikian ini dapat membatalkan puasa kita.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat kita simpulkn bahwa menggosok gigi pada bulan Ramadhan itu hukumnya mubah dengan catatan kita harus berhati-hati jangan sampai ada percikan air yang masuk ke tenggorokkan kita.

Bnyak diantara saudara-saudara kita yang tidak memperhatikan ini,sebagian diantara mereka berani menggosok gigi setelah sholat dzuhur dengan alasan bau mulut yang tidak sedap.Ingat bahwa yang demikian itu hikumnya makruh,dan tentu saja jika kita melakukan hal tersebut dapat mengurangi pahala kita pada bulan Ramadhan.

Karena bau mulut orang puasa mempunyai nilai yang tinggi disisi alloh swt, sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan dari abu hurairah RA, nabi SAW bersabda ” demi tuhan , yang diri muhammad berada pada kekuasaannya , bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi  alloh daripada bau kesturi ( HR AL – BUKHARI DAN MUSLIM ). “

Oleh karenannya alangkah baiknya jika kita menggosok gigi setelah sahur/sebelum imsak dan setelah magrib/buka puasa(untuk berhati-hati)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s