Category Archives: Sastra Islam

Lirik Syaikhona-Al Mubarok Syekh Ma’ruf Irsyad

kh-maruf-irsyadbismillahirahmanirahim

syaikhona. Lagu yang diciptakan sendiri oleh santri Qudsiyyah. Miftah Rahman ini, adalah lagu yang menceritakan riwayat KH Ma’ruf Irsyad, sesepuh madrasah Qudsiyyah yang meninggal dunia Oktober tahun 2010 lalu. Lagu ini berisikan biografi beliau serta ajaran-ajaran dari beluau yang patut diteladani.

berikut ini liriknya: Baca lebih lanjut

Iklan

Syair Yang Membuat Imam Ahmad Menangis

Berikut ini adalah sebuah kutipan syair yang diriwayatkan di dalam buku karya Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah membuat Imam Ahmad menangis tersedu-sedu hingga hampir pingsan. Hal ini menunjukkan betapa lembut dan pekanya hati Imam Ahmad terhadap hal-hal yang mengingatkan manusia kepada Rabbnya, dosa-dosanya, dan kehidupan akhirat.

Syair Pelembut Hati

Jika Rabb-ku mengatakan kepadaku: “Tidak malukah kau bermaksiat kepada-Ku?!
Engkau menutupi dosa dari para makhluk-Ku, tapi malah dengan kemaksiatan kau mendatangi-Ku!”
Maka bagaimana aku menjawabnya, dan siapa yang mampu melindungiku…

Aku terus menghibur diri dengan angan-angan (dunia) dari waktu ke waktu…
Tetapi aku lalai dengan perihal setelah kematian, tentang apa yang dapat mencukupiku setelah itu…
Seolah aku akan hidup terus, dan maut tidak akan menghampiriku…

Saat sakaratulmaut yang dahsyat itu benar-benar datang, siapakah yang mampu melindungiku…
Aku melihat wajah orang-orang… Tidakkah ada diantara mereka yang mau menebusku?!

Aku akan ditanya, tentang apa -yang kukerjakan di dunia ini- yang dapat menyelamatkanku…
Maka bagaimanakah jawabanku setelah aku lupakan agamaku…

Sungguh celaka aku… Tidakkah ku dengar firman Alloh yang menyeruku?!
Tidakkah pula kudengar ayat-ayat yang ada di Surat Qoof dan Yasin itu?!
Bukankah kudengar tentang hari kebangkitan, hari dikumpulkan, dan hari pembalasan itu?!
Bukankah kudengar pula panggilan kematian yang terus melayangkan panggilan dan seruan kepadaku?!

Maka ya Robb… akulah hambamu yang bertaubat… Tidak ada yang dapat melindungiku,
Melainkan Robb yang Maha Pengampun, lagi Maha Luas Karunianya… Dia-lah yang menunjukkan hidayah kepadaku

Aku telah datang kepada-Mu… maka rahmatilah aku, dan beratkanlah timbanganku…
Ringankanlah hukumanku… Sungguh Engkaulah yang paling kuharapkan pahalanya untukku

Versi Bahasa Arab Syair yang Membuat Imam Ahmad Menangis

إذَا مَا قَالَ لِي رَبِّي أمَا استحييتَ تَعصينِي … وتُخفي الذَّنبَ عن خَلْقي وبالعصيان تأتيني
فكيف أجيب يا ويحي ومن ذا سوف يحميني … أسلي النفس بالآمال من حين إلى حينِ
وأنسى ما وراء الموتِ ماذا بعدُ تكفيني … كأني قد ضمِنْتُ العيشَ ليس الموت يأتيني
وجاءت سكرة الموتِ الشديدةُ من سيَحْميني … نظرتُ إلى الوجوهِ أليسَ منهم من سيفديني
سأُسْأَل ما الذي قدَّمتُ في دنيايَ يُنجيني … فكيف إجابتي من بعدُ ما فرَّطتُ في ديني
ويا ويحي ألم أسمع كلام الله يدعوني … ألم أسمع بما قد جاء في قافٍ وياسينِ
ألم أسمع بيوم الحشر يوم الجمع والديني … ألم أسمع منادي الموتِ يدعوني يناديني
فيَا ربَّاه عبدٌ تائبٌ من ذا سيأويني … سوى ربٍّ غفورٍ واسعٍ للحقِّ يهديني
أتيتُ إليك فارحمني وثقِّل فِي موازينِي … وخفف في جزائي أنت أرجى من يُجازيني

sumber : http://blog.al-habib.info/id/2012/04/syair-ini-membuat-imam-ahmad-menangis/

Lirboyo,Kaifa Halk

Lirboyo,
Masihkah tebu-tebu berderet manis melambai di sepanjang jalan menyambut langkah gamang santri anyar menuju gerbangmu?  Ataukah seperti di mana-mana pabrik-pabrik dan bangunan bangunan bergaya spanyolan yang angkuh dan genit menggantikannya?

Lirboyo,
Masikah mercusuar-mercuar petromak sepembuluh bambu setia menemani para santri barsaharul layali? Ataukah seperti di mana-mana neon-neon kebiruan yang berjaga kini seperti bola-bola lampu menggantikan teplok-teplok gothakan? Baca lebih lanjut

Wanita Cantik

Di tengah-tengah himpitan daging-daging doa
di pelataran rumahmu yang agung
aku mengalirkan diri dan ratapku
hingga terantuk pada dinding mustajab-Mu
menumpahkan luap pinta di dadaku
Ku baca segala yang bisa ku baca Baca lebih lanjut

Nadzom Ilahilas(Syi’ir Abu Nawas)

Ilaahi Lastu lil Fidausi Ahlaa,
Walaa Aqwaa ‘Alaa Naaril Jahiimi
Fahablii Taubatan Waghfir Dzunuubii,
Fainnaka Ghaafirudz Dzambil ‘Azhiimi…

Ya Allah Gusti Pangeran hamba mohon rahmatMu
Hamba sadar tidak pantas jadi penghuni surgaMu
Namun hamba tidak kuat nanggung siksa nerakaMu
Hamba mohon padaMu buka pintu taubatMu

Ya Allah Gusti Pangeran hamba mohon bimbingan
Jalan menuju padaMu sangat banyak rintangan
Hamba tak sanggup menahan segala bentuk goncangan
Bak air menerjang rumah sawah dan ladang

Ya Allah Gusti Pangeran hamba mohon ridhoMu
Melawan hawa nafsu dengan daya upayaMu
Tipu daya hawa nafsu datang tak pernah jemu
Hamba mohon padaMu dg pertolonganMu

Ya Allah Gusti Pangeran mohon keselamatan
Dari tipu daya dunia pengaruh iblis dan setan
Hamba sudah tidak tahan mengahadapi godaan
Yang datang berdendang dg nada rayuan

Ya Allah Gusti Pangeran hamba simpuh padaMu
Hamba yang dhoif dan hina mohon belas kasihMu
Kemana lagi mengharap selain hanya diriMu
Hamba mohon padaMu dg sifat RamatMu

Oleh : Cmh.Hizboel Wathony Ibrahim

Makna Filosofis Lagu Gundul-Gundul Pacul

walisongo2Tembang Jawa ini diciptakan tahun 1400 an oleh Sunan Kalijaga dan teman-temannya yang masih remaja dan mempunyai arti filosofis yg dalam dan sangat mulia.

LIRIK DARI LAGU DAERAH JAWA “GUNDUL-GUNDUL PACUL”
Gundul gundul pacul-cul,
gembelengan
Nyunggi nyunggi wakul-kul, gembelengan Baca lebih lanjut

Kehidupan Pemuda

Kehidupan Pemuda

“Kehidupan Pemuda adalah tergantung kepada ilmu dan ketaqwaanya.Apabila keduanya tidak dimiliki,maka akan sia-sialah kepemudaanya”

“Sungguj pemuda itu akan selalu berkata : inilah jati diriku.Tidaklah pemuda itu berkata : ini Bapakku.”

“Ilmu itu dapat menggerakkan orang yang rendah pada kemulyaan yang tinggi,sedang yang bodoh itu dapat menurunkan derajat kehebatan pemuda”

Ali Bin Abi tholib

Sya’ir -Syair Tentang Ilmu Karya Imam Syafi’i

Ilmu yang paling mulia
Semua ilmu selain Al-Qur’an hanya hal yang menyibukkan
Kecuali ilmu hadits dan fiqih agama
Ilmu yang benar adalah yang terdapat kata “Haddatsana”
Selain itu hanyalah tipu daya syaitan

Cara memperoleh Ilmu

Saudaraku …

Engkau tidak akan memperoleh ilmu kecuali dengan 6 perkara

Aku akan menyebutkan perinciannya dengan jelas

Cerdas, ambisi, usaha, dana, berguru dan waktu yang lama Baca lebih lanjut

Merantaulah(Sya’ir Mencari Ilmu)

Merantaulah

Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Pergilah ‘kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia ‘kan keruh menggenang
Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran
Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman
Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang

Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang
Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan
Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan
Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan

karya Imam Syafi’i

Kaum Beragama Negeri Ini

Tuhan, lihatlah betapa kaum beragama negeri ini
mereka tak mau kalah dengan kaum beragama lain
di negeri-negeri lain,
demi mendapatkan ridha Mu
mereka rela mengorbankan saudara-saudara mereka
untuk berebut tempat terdekat di sisi Mu
mereka bahkan tega menyodok dan menikam
hamba-hamba Mu sendiri
demi memperoleh rahmat Mu
mereka memaafkan kesalahan Baca lebih lanjut