Tag Archives: Syi’ir

Syair Yang Membuat Imam Ahmad Menangis

Berikut ini adalah sebuah kutipan syair yang diriwayatkan di dalam buku karya Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah membuat Imam Ahmad menangis tersedu-sedu hingga hampir pingsan. Hal ini menunjukkan betapa lembut dan pekanya hati Imam Ahmad terhadap hal-hal yang mengingatkan manusia kepada Rabbnya, dosa-dosanya, dan kehidupan akhirat.

Syair Pelembut Hati

Jika Rabb-ku mengatakan kepadaku: “Tidak malukah kau bermaksiat kepada-Ku?!
Engkau menutupi dosa dari para makhluk-Ku, tapi malah dengan kemaksiatan kau mendatangi-Ku!”
Maka bagaimana aku menjawabnya, dan siapa yang mampu melindungiku…

Aku terus menghibur diri dengan angan-angan (dunia) dari waktu ke waktu…
Tetapi aku lalai dengan perihal setelah kematian, tentang apa yang dapat mencukupiku setelah itu…
Seolah aku akan hidup terus, dan maut tidak akan menghampiriku…

Saat sakaratulmaut yang dahsyat itu benar-benar datang, siapakah yang mampu melindungiku…
Aku melihat wajah orang-orang… Tidakkah ada diantara mereka yang mau menebusku?!

Aku akan ditanya, tentang apa -yang kukerjakan di dunia ini- yang dapat menyelamatkanku…
Maka bagaimanakah jawabanku setelah aku lupakan agamaku…

Sungguh celaka aku… Tidakkah ku dengar firman Alloh yang menyeruku?!
Tidakkah pula kudengar ayat-ayat yang ada di Surat Qoof dan Yasin itu?!
Bukankah kudengar tentang hari kebangkitan, hari dikumpulkan, dan hari pembalasan itu?!
Bukankah kudengar pula panggilan kematian yang terus melayangkan panggilan dan seruan kepadaku?!

Maka ya Robb… akulah hambamu yang bertaubat… Tidak ada yang dapat melindungiku,
Melainkan Robb yang Maha Pengampun, lagi Maha Luas Karunianya… Dia-lah yang menunjukkan hidayah kepadaku

Aku telah datang kepada-Mu… maka rahmatilah aku, dan beratkanlah timbanganku…
Ringankanlah hukumanku… Sungguh Engkaulah yang paling kuharapkan pahalanya untukku

Versi Bahasa Arab Syair yang Membuat Imam Ahmad Menangis

إذَا مَا قَالَ لِي رَبِّي أمَا استحييتَ تَعصينِي … وتُخفي الذَّنبَ عن خَلْقي وبالعصيان تأتيني
فكيف أجيب يا ويحي ومن ذا سوف يحميني … أسلي النفس بالآمال من حين إلى حينِ
وأنسى ما وراء الموتِ ماذا بعدُ تكفيني … كأني قد ضمِنْتُ العيشَ ليس الموت يأتيني
وجاءت سكرة الموتِ الشديدةُ من سيَحْميني … نظرتُ إلى الوجوهِ أليسَ منهم من سيفديني
سأُسْأَل ما الذي قدَّمتُ في دنيايَ يُنجيني … فكيف إجابتي من بعدُ ما فرَّطتُ في ديني
ويا ويحي ألم أسمع كلام الله يدعوني … ألم أسمع بما قد جاء في قافٍ وياسينِ
ألم أسمع بيوم الحشر يوم الجمع والديني … ألم أسمع منادي الموتِ يدعوني يناديني
فيَا ربَّاه عبدٌ تائبٌ من ذا سيأويني … سوى ربٍّ غفورٍ واسعٍ للحقِّ يهديني
أتيتُ إليك فارحمني وثقِّل فِي موازينِي … وخفف في جزائي أنت أرجى من يُجازيني

sumber : http://blog.al-habib.info/id/2012/04/syair-ini-membuat-imam-ahmad-menangis/

Iklan

Nadzom Ilahilas(Syi’ir Abu Nawas)

Ilaahi Lastu lil Fidausi Ahlaa,
Walaa Aqwaa ‘Alaa Naaril Jahiimi
Fahablii Taubatan Waghfir Dzunuubii,
Fainnaka Ghaafirudz Dzambil ‘Azhiimi…

Ya Allah Gusti Pangeran hamba mohon rahmatMu
Hamba sadar tidak pantas jadi penghuni surgaMu
Namun hamba tidak kuat nanggung siksa nerakaMu
Hamba mohon padaMu buka pintu taubatMu

Ya Allah Gusti Pangeran hamba mohon bimbingan
Jalan menuju padaMu sangat banyak rintangan
Hamba tak sanggup menahan segala bentuk goncangan
Bak air menerjang rumah sawah dan ladang

Ya Allah Gusti Pangeran hamba mohon ridhoMu
Melawan hawa nafsu dengan daya upayaMu
Tipu daya hawa nafsu datang tak pernah jemu
Hamba mohon padaMu dg pertolonganMu

Ya Allah Gusti Pangeran mohon keselamatan
Dari tipu daya dunia pengaruh iblis dan setan
Hamba sudah tidak tahan mengahadapi godaan
Yang datang berdendang dg nada rayuan

Ya Allah Gusti Pangeran hamba simpuh padaMu
Hamba yang dhoif dan hina mohon belas kasihMu
Kemana lagi mengharap selain hanya diriMu
Hamba mohon padaMu dg sifat RamatMu

Oleh : Cmh.Hizboel Wathony Ibrahim

Galeri

Padang Bulan

This gallery contains 1 photos.

Galeri

Syiir Tanpa Waton

This gallery contains 2 photos.