Ibnu Hajar Al-atsqolani

Ibnu Hajar Al-Atsqalani nama lengkapnya adalah Abul Fadhli Syihabuddin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Ahmad al-Kinany al-‘Astqalani al-Qahiri al-Mishri as-Syafi’i, yang terkenal dengan sebutan Ibnu Hajar Al-Atsqalani. Beliau lahir di Kairo Mesir pada tanggal 23 Sya’ban tahun 773 H. Ibnu Hajar al-Atsqalani adalah seorang hafidh (penghafal Al-Qur’an) yang sangat masyhur dan tak ada tandingannya khususnya dalam ilmu Hadits dalam kalangan ulama mutaakhirin yaitu pada kurun waktu abad VIII – IX Hijriyah.

Ibnu Hajar Al-Atsqalani menjadi yatim ketika usiaanya masih balita. Beliau mulai belajar agama secara intensive sejak usianya genap lima (lima) tahun, dan berhasil menghatamkan hafalan Al-Qur’annya pada usia 9 (sembilan) tahun. Pada akhir tahun 784 H saat usianya baru menginjak 11 (sebelas) tahun Ibnu Hajar Al-Atsqalani menunaikan ibadah haji. Setelah itu dia menetap di Makkah dan senantiasa mengikuti kajian kitab Shohih Bukhori yang dibawakan oleh syeikh Afifuddin an-Nisaburi. Setelah itu ia kembali ke Mesir lagi pada tahun 786 dan mengikuti kajian kitab Shohih Bukhori lagi oleh Syeikh Abdur Rohim bin Rozin.
Pengembaraan Ibnu Hajar Al-Atsqalani

Ibnu Hajar Al-Atsqalani kemudian pindah ke Damaskus pada tahun 802 H. Ditempat ini Beliau berguru kepada Syeikh at-Tin an-Naukhi, Syeikh Sirojuddin al-Bulqini dan Syeikh Siroj al-Mulaqqin, Syeikh Abdur Rahim al-Iraqi, al-Majdu dan Syeikh Ibnu Jama’ah. Setelah itu Ibnu Hajar Al-Atsqalani semakin tekun mempelajari berbagai ilmu khususnya ilmu hadits, oleh karena itu ia kemudian mengembara dari satu kota kekota lain, dan dari satu negara ke negara lain, yang antara lain kekota Al-Haromain (Makkah dan Madinah), Iskandaria, Baitul Maqdis, juga ke Syam,Hijaz, Yaman, dan lain-lain untuk berguru pada para Masyayikh dan Ulama disana.

Ibnu Hajar al-Atsqalani menghasilkan berbagai macam karya tulis dalam berbagai macam disiplin ilmu agama yang cukup banyak, yaitu sekitar 150 karya tulis. Diantara hasil karyanya yang kemudian mendapatkan pujian dan penghargaan yang luar biasa dari para ulama adalah kitab “Fathul Bari” sebuah karya / kitab syarah Shohih Bukhori. Karya tulisnya yang lain antara lain adalah Bulughul Marom, at-Tahdzib dan Li’anul Mizan.
Gelar Al-Hafidh untuk Ibnu Hajar Al-Atsqalani.

Ibnu Hajar Al Atsqalani Biografi Ibnu Hajar Al Atsqalani Pengarang Syarah Shahih Bukhariilustrasi

Dengan kemampuan yang luar biasa khususnya dibidang hadits maka Ibnu Hajar al-Atsqalani diakui oleh segala ulama, bahwa Beliau adalah seorang hafidh yang besar, dan karenanyalah Beliau mendapat gelar “Al-Hafidh”. Beliau juga diangkat menjadi qadli (hakim) untuk memutuskan berbagai macam masalah selama 21 tahun di Mesir.

Pada tanggal 28 Dzul Hijjah tahun 852 H, pada usianya yang ke 78 tahun, Al-Hafidh Ibnu Hajar Al-Atsqalani berpulang ke Rahmatullah.

sumber:AdeHumaedi.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s